Sabtu, 15 Agustus 2009

Dana Abadi Rp 9,2 juta (update Agustus 2009)

Banyak yang bertanya-tanya kok nggak ada update Dana Abadi? Wah.... aku mohon beribu maaf nih. Ternyata rada-rada susah juga nyari kesempatan ke BSM untuk ngeprint. Pada tanggal 7 Juli 2009 sebenarnya sudah bisa ngeprint, tapi baru sekarang berkesempatan online. Pernah juga sih online sebelumnya, tapi upaya posting selalu gagal. Ulang-ulang kontak Mbahnya internet (Agus Polet), dituntun kayak balita, eh...... gagal juga.

Kondisi dana di rekening BSM (1410002684) per 6 Maret 2009 adalah Rp. 461.517,00. Ini setelah diambil Rp. 2.000.000,00 untuk dikelola Udin. Pada tanggal 7 Juli 2009 saldo menjadi Rp. 443,105,40. Turun ya....?? Agak susah memang untuk mempertahankan nilai nominal dana dengan saldo sebesar itu. Berdasarkan catatan, bagi hasil yang diterima pada bulan Juli itu adalah Rp. 1.841,86 dipotong zakat sebesar Rp. 46,04. Adapun biaya administrasi rekening adalah Rp. 6.000,00 per bulan sejak bulan Juni 2009, naik dari sebelumnya sebesar Rp. 5000,00.

Dana usaha trading yang dikelola Udin sebesar Rp. 2.000.000,00 berdasarkan laporan via SMS tanggal 24 Juli 2009 pk. 06:50 telah menghasilkan keuntungan pada bulan Maret sebesar Rp. 230.000,00, bulan April sebesar Rp. 170.000,00, bulan Mei sebesar Rp. 100.000,00. Bulan Juni dan Juli, kegiatan sepi sehingga tidak ada pemasukan. Jadi total dana di Udin sampai bulan Juli 2009 adalah Rp. 2.500.000,00.

Dana yang ada di rekening BCA 1080492622 A/N AEP GUMIWA DAN HERU SUSANTO pada tanggal 10 Maret 2006 adalah Rp. 500.000,00, menjadi Rp. 220.000,00 pada 17 Oktober 2009. Maklum biaya administrasi Rp. 10.000,00 per bulan selama 28 bulan.
Pada periode bulan September 2008 - Desember 2008 tercatat ada 4 kali transaksi penerimaan sebagai berikut:
- tgl 6 September 2008 sebesar Rp. 300.000,00
- tgl 15 September 2008 sebesar Rp. 250.000,00
- tgl 1 Desember 2008 sebesar Rp. 300.000,00
- tgl 25 Desember 2008 sebesar Rp. 300.000,00
Yang jadi pertanyaan: SIAPA YANG TRANSFER DANA TERSEBUT??? Tolong rekan-rekan yang merasa mengirim dana tersebut dapat memberikan konfirmasi.
Saldo dana yang ada pada rekening BCA tersebut sampai dengan tanggal 17 Juli 2009 adalah sebesar Rp. 1.295.077.

Adapun dana yang dikelola Heru dengan modal awal sebesar Rp. 4.500.000,00 pada tanggal 27 Oktober 2008, telah meningkat menjadi Rp. 6.588.450,00 pada tanggal 19 Juni 2009. Karena ada rekan kita (sdr. Maksum di Pekalongan) yang sangat darurat membutuhkan dana sebesar Rp. 600.000,00, dana tadi terpaksa ditarik sebelum jatuh tempo sehingga terkena penalti sebesar Rp. 1.000.000,00. Dengan demikian, saldo dana di Heru pada bulan Juni/Juli 2009 adalah Rp. 4.988.450,00. Untuk sementara, dana tersebut dititipkan di rekening Heru supaya tidak terkena biaya administrasi.

Dengan demikian total dana yang kita miliki adalah sebagai berikut:
- BSM : Rp. 443.105,-
- Udin : Rp. 2.500.000,-
- BCA : Rp. 1.295.077,-
- Heru : Rp. 4.988.450,-
=========================
Total : Rp 9.226.642,-

Rekan-rekan punya ide baru pengelolaan dana tersebut????

Rabu, 04 Maret 2009

Dana kita Untuk apa??

Sejauh ini, dana abadi kita menurut catatan saya sudah mencapai sekitar Rp. 7,5 - 8 jt-an. Yang jadi pertanyaan: dana ini mau diapakan? Masak mau disimpan di Bank saja? Kesepakatan kita adalah dana ini akan digunakan sebagai modal produktif yang akan dikelola oleh teman-teman. Jadi kalau ada teman yang ingin mengelola dana ini sangat diharapkan. Prinsipnya: dana jangan sampai hilang (artinya nggak boleh rugi.....he..he...), syukur-syukur ada bagi hasilnya.

Saya usulkan, bagi temans yang mau memanfaatkan dana ini harap mengajukan lewat Blog ini agar dapat diketahui oleh rekan yang lain. Persetujuan akan diberikan jika ada setidaknya 1 (satu) orang rekan lain yang mendukung rencana tersebut, juga melalui Blog. Kayaknya cukup fair ya...? Cuman, agak ribet kalee...

Hasil pengembangan ini nantinya akan digunakan untuk dana sosial (50%) dan sisanya untuk penumpukan modal sehingga rekan-rekan yang dapat dibantu untuk usaha semakin banyak.

Dana Abadi Kemang--Updated Maret 2009

Alhamdulillah, setelah luammaaaa banget nyari waktu pengin ke kota, akhirnya tanggal 19 Pebruari kemarin aku berhasil ke BSM dan ngecek saldo dana kita. Ternyata.....BELUM ADA LAGI transfer yang masuk. Artinya Saldo yang ada di BSM masih sama dengan bulan Januari 2009 (Lihat postingan sebelumnya ya....). Yang berubah adalah akibat mutasi internal Bank seperti Bagi hasil, zakat dan biaya administrasi. Saya tidak tahu saldo yang di BCA yang dikawal oleh Heru. Kalau Heru nggak kasih berita berarti juga stagnan, kalee. Gitu ya Her??

Oh...iya, perlu saya sampaikan kepada teman-teman bahwa dana kita disimpan di dua Bank, yakni BSM (a.n. Bambang Gunadi) dan BCA (rekening lama a.n. Heru Susanto dan Aep Gumiwa). Untuk yang BSM, saldo saat ini tercatat Rp. 2.451.637,70. Sisanya ada di BCA. Jumlah iuran sampai bulan Januari 2009 adalah Rp. 7.350.000,00.

Yang menarik dari rekening BSM adalah dari saldo sebelumnya sebesar Rp. 2.446.973,49 ternyata mendapat porsi bagi hasil sebesar Rp. 9.912.01 dipotong zakat sebesar Rp. 247,80 dan biaya administrasi sebesar Rp. 5.000,00. Artinya, hasil yang diperoleh masih dapat menutup biaya yang dikeluarkan. Atau dengan kata lain, dana kita lumayan aman.

Kalau yang di BCA, dengan asumsi pendapatan sama, tetapi dengan biaya administrasi sebesar Rp. 10.000,00 maka akan terjadi TEKOR. Kecuali ada usaha lain yang pendapatannya jauh lebih besar dari biayanya, saya USULKAN agar dana yang di BCA dipindahkan saja ke BSM. Tentu dengan resiko akan ada biaya penutupan rekening sebesar Rp 25.000,00 atau Rp. 50.000,00 ya..? Bagaimana pendapat rekan-rekan?